Thursday, June 26, 2008

One moment in...

Aku lagi melo, setelah nerima telp barusan.


"Kita lagi di Kejora, Len. Biasa, moving. Ada 1 rig di sini, empat sisanya ada di Barani. Purnama dan Gambir sudah nggak ada."
"Kapan ke sini lagi?"


Hiks...


Tiba-tiba serentetan memori muncul kembali. Layaknya film beralur mundur...

Tuesday, June 24, 2008

Unpredictable...

Dan apa yang terjadi dalam hidup memang tidak bisa diprediksi. Otak kita mungkin hanya mampu sebatas menghitung segala kemungkinan berdasarkan fakta-fakta yang sudah ada tapi keputusan hasil akhirnya adalah...di luar kekuasaan kita.

Lagi musim bola, yup EURO 2008 tepatnya. Jagoin Belanda, secara selama babak penyisihan grup sungguh tampil luar biasa. Tim-tim hebat dikandaskan dan dipulangkan. Skor sempurna selalu ditorehkan. Kurang alasan apa untuk tidak menjadikannya kandidat utama calon juara?
Tapi apa yang terjadi? Ia kandas di tangan Rusia di perempat final dan gagal masuk ke semi final. Wah....

Banyak hal yang bisa kita analogikan, bila kita bicara tentang kehidupan dalam artian apa yang akan terjadi di depan. Berharap kita selalu menjadi manusia yang beruntung dan diberkahi, dan dimudahkan dalam segala hal. Ah Tuhan...sudahkah aku layak untuk Kau anugerahi itu?

Monday, June 16, 2008

Kemarin

Ternyata baca novel di tepi pantai itu enak sekali...

Begitulah aku sore itu. Hari minggu, aku bisa pulang dari tempat kerja jam 3-an (secara si bos nggak ada, hehe!). Nyampe di mess, hidupin TV, nggak ada acara menarik yang mengharuskanku stay tune menyimaknya. Pengen tidur, balas dendam semalam. Tapi kubatalkan karena rasanya sayang menghabiskan sore yang jarang2 bisa kunikmati, tapi malah cuma bengong di dalam kamar. Let's go to the beach, girl....! Yeah...

Nggak begitu jauh dari mess, paling 500-an meter gitu deh. Sengaja kutolak semua tawaran ojek yang nawarin. Aku pengen jalan kaki.

Pantai Maluk namanya, letaknya di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Gratis masuknya. Pasirnya putih, terbilang cukup bersih. Sore di hari minggu, selalu dipadati pengunjung. Rame banget. Duduk di pasir, agak dekat dari bibir pantai. Lihat anak-anak berenang, berlari-larian, mainan pasir. Atau Ibu-ibu yang sibuk memperingatkan anaknya agar nggak berenang terlalu jauh. Lihat orang pacaran (halah!). Sejenak terhibur oleh alunan gitar dan nyanyian beberapa orang yang tak jauh dari tempatku duduk.

Novel "5 cm" nya Dhony Dhirgantoro jadi temen menikmati senja di Pantai Maluk. Novel tentang serunya persahabatan.

Langit mulai memerah. Satu persatu pengunjung pergi. Nyaris tinggal beberapa orang yang tersisa, termasuk aku. Novel itu belum tamat kubaca ketika adzan maghrib sayup kudengar. Saatnya pulang...

Ada sesuatu yang tiba-tiba "menyesakkan" hati. Entah kenapa aku merasa takut. Takut kehilangan...

Wednesday, June 11, 2008

Help, I'm bored...

Kamu tahu nggak saat ini Batu Hijau lagi hujan?
Dan aku suka...
Debu mining berasa enak banget baunya karena guyuran air

Tapi hujan keburu berhenti

Hari kedua di site, dan aku masih susah on. Kerjaan banyak, aku tahu, tapi suasana cuti masih menjebakku. Malas. Mungkin lebih baik nge-blog, walhasil nulis nggak karuan macam gini di sela-sela download attachment yang lamanya Naudzubillah. Buka YM, siapa tahu ada temen yang OL dan mengajakku ngobrol atau kuajak chat sehingga aku bisa sedikit lari dari rasa males, halah! Atau buka-buka tulisan2 lama dalam blog ini yang tiba-tiba terasa aneh dan lucu bila kubaca kembali.

Jam telah menunjukkan waktu 12.40 waktu Batu Hijau.
Dan hujan benar-benar berhenti, mendung ngeloyor pergi ...

Aku ingin segera sore, malam...
Aku kan pulang
Kamu tahu, di atas mess BLY Batu Hijau (eh, kost-kost-an ding!) selalu ada pemandangan yang indah sekali kalau malam tiba? Gila, bintang banyak banget di langit sana, terasa dekat lagi. Dan aku selalu menyukai malam. Aku bisa tidur, aku bisa mimpi. Meskipun paling benci ketika harus menyetel alarm di hp untuk bangun pagi, persis sebelum niat untuk tidur beneran.

Rutinitas terus berulang....dan aku bosan.

Saturday, June 07, 2008

Edisi Kejujuran

Bulan segaris

Bintang seperti bisa kuhitung jumlahnya
karena terlalu sedikit yang nampak
itupun dengan nuansa redup yang terpaksa

Duduk di depan kost
Lagi dalam taraf kemalesan yang teramat sangat

Ah, jika saja ada tombol F5 alias Refresh
dalam otak, jiwa, hati, batin
apapun itu
pengen rasanya kutekan saat ini juga

Lusa kembali ke site
rutinitas dalam kehidupanku yang diatur dalam irama bernama roster